Inflasi yang membekap Eropa dan Amerika Serikat mengikis permintaan produk furnitur.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Negara pasar ekspor terbesar produk furnitur mengalami penurunan tajam seiring inflasi tinggi akibat perang Rusia-Ukraina. Negara tujuan ekspor itu antara lain Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa, memicu pelaku usaha untuk meretas pasar non tradisional.
“Kemungkinan kami akan masuk ke emerging market seperti India, kemudian Timur Tengah, Afrika,” kata Ketua Presidium HIMKI Abdul Sobur saat dihubungi Bisnis pada Selasa . “Siapa tahu dengan menurunnya pangsa pasar ke Amerika sama Eropa itu bisa dengan pasar yang emerging market,” harap Abdul Sobur. “Mungkin mereka sudah masuk ke Kendal, ada juga ke Jawa Tengah seperti ke Batang, dan kemungkinan mereka akan memberikan kontribusi investasi,” tambah Abdul Sobur.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Rupiah Dibuka Melemah saat Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi GlobalSaat rupiah melemah, yen Jepang turun 0,09 persen, dolar Hong Kong turun 0,04 persen, won Korea Selatan turun 0,34 persen.
続きを読む »
Proyeksi Ekonomi Indonesia 2023 4,9 Persen, Mandiri Sekuritas: Ekspor dan Investasi MelemahLeo Putera Rinaldy memperkirakan ekonomi nasional tumbuh sebesar 4,9 persen secara tahunan pada 2023 ditopang oleh konsumsi masyarakat.
続きを読む »
Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi Global Jadi 1,7 Persen, Wanti-Wanti Resesi di 2023Dalam laporan tahunannya, Bank Dunia memperkirakan produk domestik bruto global (PDB) global naik hanya 1,7 persen sepanjang tahun 2023.
続きを読む »
OJK Siapkan Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global |Republika OnlineOJK akan melanjutkan kebijakan konsolidasi, penguatan pengawasan, dan integritas.
続きを読む »
Samsung Paparkan Kinerja Selama 2022, Terdampak Krisis Ekonomi Global - JawaPos.comBerdasarkan laporannya, kinerja keuangan Samsung untuk kuartal terakhir tahun 2022 dilaporkan jauh di bawah ekspektasi.
続きを読む »
Bank Dunia: Ekonomi Global Tahun 2023 Dapat dengan Mudah Mengarah ke ResesiPertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan melambat 'hampir mendekati' resesi pada tahun 2023 ini, kata Bank Dunia hari Selasa (10/1).
続きを読む »