Harga minyak mentah dunia bervariasi karena dibayangi oleh kekhawatiran akan resesi.
dunia bervariasi pada perdagangan Jumat waktu New York, atau Sabtu pagi waktu Indonesia . Pergerakan harga minyak dibayangi oleh kekhawatiran akan resesi., harga Brent berjangka turun 12 sen, atau 0,2 persen, menjadi 78,57 dollar AS per barrel. Sementara itu,West Texas Intermediate AS naik 10 sen, atau 0,1 persen, menjadi menetap 73,77 dollar AS per barrel.
Pada minggu ini, Brent dan WTI turun lebih dari 8 persen, dan merupakan penurunan mingguan terbesar sejak tahun 2016. Walau demikian, kedua tolok ukur tersebut telah naik sekitar 13 persen selama tiga minggu sebelumnya. Sementara itu, berdasarkan laporan dari Institute for Supply Management , aktivitas industri jasa AS pada November mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam lebih dari 2,5 tahun.Kekhawatiran Covid-19 di China Jadi Penyebab Harga Minyak Dunia Turun Lebih dari 5 Persen
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Dibayangi Resesi, Harga Minyak Naik karena Stok AS TurunHarga minyak naik hampir 2% pada perdagangan Kamis (5/1/2022) karena data Amerika Serikat (AS) menunjukkan persediaan bahan bakar lebih rendah.
続きを読む »
IHSG Tertekan Kekhawatiran Risiko Resesi GlobalIHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (5/1/2023) pagi turun seiring pelaku pasar yang mengkhawatirkan tingginya risiko resesi ekonomi global.
続きを読む »
Minyak beragam dan catat penurunan mingguan karena kekhawatiran resesiHarga minyak beragam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena pasar menyeimbangkan dolar AS yang lebih lemah dan laporan pekerjaan AS yang ...
続きを読む »
Emas Diprediksi Kebal Terhadap Resesi, Harga Bakal Terus MoncerTahun 2023 disebut akan resesi. Meski begitu penjualan emas di tahun ini diprediksi semakin agresif.
続きを読む »
IHSG Anjlok di Tengah Menguatnya Bursa Regional |Republika OnlineKoreksi harga komoditas, sikap hawkish The Fed, dan potensi resesi global tekan IHSG.
続きを読む »