Kedua pelajar itu membunuh lantaran terpengaruh Yandex, mesin pencari buatan Rusia dan didorong desakan ekonomi.
Makassar, Beritasatu.com - Penculikan dan pembunuhan M. Fadli Sadewa, bocah berusia 11 tahun yang dilakukan dua pelajar di Makassar bernama Adrian dan Faisal didasari desakan ekonomi dan pengaruh negatif internet.
Mereka membunuh lantaran terpengaruh Yandex, mesin pencari buatan Rusia. Memang pada akhirnya mereka gagal menjual organ tubuh korban karena tidak tahu bagaimana caranya. Mereka hanya membuang jasad ke Waduk Nipa-nipa. Pelaku awalnya mengajak korban menuju ke rumahnya di Jalan Ujung Bori, Makassar. Korban sendiri setuju karena pelaku meminta tolong ditemani membersihkan rumah dengan imbalan uang Rp 50.000.
Korban lanjut dibawa ke rumah pelaku hingga dibunuh. Meski sebelumnya berniat menjual organ tubuh korban, kedua pelaku justru bingung setelah korban tewas.
Adrian yang merupakan otak dari penculikan dan pembunuhan Fadli Sadewa melakukan hal tersebut karena terdesak ekonomi. Adrian ingin membuktikan jika ia mampu mendapat uang. Ekonomi keluarga Adrian dinilai kurang mampu. Ia juga menghabisi nyawa M ...
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Duh! Tekanan Deflasi China Memburuk, Ekonomi Terus MerosotTekanan deflasi di China memburuk pada kuartal IV/2022 karena pengaruh ekonomi yang menurun.
続きを読む »
Romy Jadi Ketua Majelis Pertimbangan, PPP: Nggak Ada Pengaruh JokowiStatus Romy yang mantan narapidana korupsi jadi sorotan karena menempati posisi Ketua Majelis Pertimbangan PPP.
続きを読む »
Elektabilitas Tertinggi, Erick Thohir Punya Pengaruh Kuat di Dalam dan Luar Pulau JawaSurvei menunjukkan hasil mengejutkan dengan elektabilitas Erick Thohir yang menguat di lima Pulau Jawa.
続きを読む »
Pengaruh Kultur, Profesi, hingga MoralSTUDI tim peneliti SBM ITB ini merupakan studi awal yang mencoba menghubungkan tipe kepribadian dengan tipe manajerial.
続きを読む »
Lizzo Bicara tentang Standar Kecantikan yang Tidak Realistis di InternetLizzo menunjukkan bahwa artis tidak diharuskan untuk memenuhi standar kecantikan media sosial yang tidak realistis.
続きを読む »