Pattynama mengapungkan ambisi meraih gelar juara Liga Norwegia bersama Viking pada musim ini.
“Saya bermain dengan pemain seperti Matthijs de Ligt, Justin Kluivert, Donyell Malen, dan Donny van de Beek, yang memiliki karir bagus di klub besar. Tapi dari mereka yang bermain bersama saya, mungkin hanya tiga atau empat pemain yang berhasil lolos,” tutur Patttynama dalam wawancaranya dengan“Kemudian saya mempunyai pelatih seperti Dennis Bergkamp. Itu sangat besar. Dia tidak hanya memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan, dia menunjukkannya.
Ketika berkarir di Jong Utrecht dan Telstar, performa Pattynama masuk ke radar Viking FK. Klub Eliteserien Norwegia ini langsung meminangnya, dan kini ia menjadi bagian dari skuad utama Viking. Pattynama menjadi pemain paling penting Viking di sektor sayap kiri. Beberapa kali penetrasinya ke pertahanan lawan berujung assist bagi rekan-rekannya. Pattynama pun berambisi meraih gelar juara musim ini. Hingga pekan ke-22, Viking berada di puncak klasemen, dan unggul tiga poin dari rival terdekatnya, Boodo/Glimt.
“Sekarang saya berada di musim ketiga. Saya dan agen saya sepakat, Viking merupakan klub yang tepat untuk langkah karir saya,” ujar pemain berusia 25 tahun tersebut. “Kami mempunyai impian menjuarai liga, dan sekarang kami berada di posisi yang bagus. Kami hanya perlu mengejarnya, tanpa mengenal rasa takut. Tapi semuanya bergantung kepada apa yang kami lakukan di latihan.”
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Shayne Pattynama: Saya Bela Indonesia Bukan Demi Menaikkan PopularitasPattynama merasa seperti Cristiano Ronaldo berkaca dari sambutan yang diberikan fans Indonesia kepada dirinya.
続きを読む »
Viking FK Menang Lagi, Shayne Pattynama Unjuk KebolehanShayne Pattynama unjuk kebolehan saat Viking FK meraih kemenangan.
続きを読む »
Shayne Pattynama Cetak Assist, Sandy Walsh Gegar Otak RinganPattynama menikmati 11 laga beruntun tanpa kekalahan, sedangkan Walsh cedera akibat berbenturan dengan penyerang lawan.
続きを読む »
7 Pertandingan Mauricio Pochettino di Chelsea: Lebih Baik dari Frank Lampard, Lebih Buruk dari Graham PotterBerkaca dari tujuh pertandingan resmi Mauricio Pochettino bersama Chelsea, Graham Potter dan Frank Lampard sejatinya tidak buruk-buruk amat.
続きを読む »
Chelsea Dikritik: Kalau Banyak Uang, Harusnya Beli Harry KaneChelsea kesulitan mencetak gol di tengah lajunya yang tersendat. Eks Chelsea Frank LeBoeuf mempertanyakan kebijakan transfer mantan klubnya itu.
続きを読む »