Demam Babi Afrika Bayangi Flores

日本 ニュース ニュース

Demam Babi Afrika Bayangi Flores
日本 最新ニュース,日本 見出し
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 29 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 51%

Demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF) kini membayangi Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 96 ekor babi mati mendadak. Via: detikBali

kini membayangi Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur . Sebanyak 96 ekor babi mati mendadak. Berdasarkan uji sampel darah di Balai Besar Veteriner Denpasar, beberapa di antaranya positif terjangkit virus ASF.

"Di poktan Kasih Ibu Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok timur, dari 25 ekor, sampai dengan kemarin sudah mati 16 ekor," kata Albert, Jumat . Menyikapi babi mati mendadak itu, Pemerintah Kabupaten Flores Timur bahkan melarang masuknya babi hidup, daging babi, hingga berbagai olahan babi seperti sei, sosis, kerupuk kulit, dan lainnya ke wilayahnya."Untuk memasukkan ternak babi maupun hasil olahan kami larang dulu, ada instruksi gubernur juga," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Flores Timur Sebas Sina Kleden, Rabu .

このニュースをすぐに読めるように要約しました。ニュースに興味がある場合は、ここで全文を読むことができます。 続きを読む:

detikcom /  🏆 29. in İD

日本 最新ニュース, 日本 見出し

Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。

Demam Babi Afrika Kembali Muncul di NTTPuluhan ternak babi di Flores Timur, Sikka, dan Kabupaten Kupang, NTT, dilaporkan mati karena terserang flu atau demam babi Afrika. Peternak diminta waspada. Nusantara AdadiKompas
続きを読む »

Demam Babi Afrika Ancam Nusa Tenggara TimurDemam Babi Afrika Ancam Nusa Tenggara TimurSimak fakta-fakta ancaman virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika di NTT berikut ini. Via: detikBali
続きを読む »

Perusahaan Vaksin Demam Berdarah Jepang Jajaki Investasi di IndonesiaPerusahaan Vaksin Demam Berdarah Jepang Jajaki Investasi di IndonesiaSebagai negara endemis demam berdarah, terutama di wilayah Timur, Kalimantan, dan di Jawa saat musim hujan, Indonesia membutuhkan vaksin demam berdarah untuk mencegah perluasan penyakit dan kematian akibat demam berdarah.
続きを読む »

RI Jajaki Investasi Vaksin Demam Berdarah dari Takeda, Bahlil: Jangan Hanya Impor, Produksi Juga di IndonesiaRI Jajaki Investasi Vaksin Demam Berdarah dari Takeda, Bahlil: Jangan Hanya Impor, Produksi Juga di IndonesiaBahlil Lahadalia menemui Chief Executive Officer (CEO) Takeda Pharmaceutical Company, Christophe Weber di Swiss, 18 Januari 2023.
続きを読む »



Render Time: 2025-04-07 02:02:54