Badai pemutusan hubungan karyawan (PHK) menerjang perusahaan rintisan atau startup tahun ini.
Sejak awal 2022, satu per satu startup mengumumkan efisiensi dengan mengurangi karyawan mereka secara massal. Jumlahnya pun tak sedikit, bahkan ada yang mencapai ratusan.
CEO Grup GoTo Andre Soelistyo menyebut, langkah tersebut salah satu bentuk adaptasi perusahaan untuk memastikan kesiapan perusahaan menghadapi tantangan ke depan. "Sebagai perusahaan teknologi yang berkembang pesat, Sirclo Group berupaya untuk terus adaptif dalam melakukan penyesuaian bisnis agar mencapai pertumbuhan jangka panjang," kata Founder dan CEO Sirclo Group, Brian Marshal, dalam keterangannya.Startup fintech Xendit memutus hubungan kerja terhadap 5 persen karyawannya di Indonesia dan Filipina.
Lummo dikabarkan telah melakukan PHK terhadap sekitar 100-120 karyawan yang sebagian besar berada di tim teknis, desain, dan produk.PHK terhadap karyawan start up pertanian TaniHub merupakan dampak dari ditutupnya operasional gudang di Bandung dan Bali. Namun, perusahaan tidak menyebutkan jumlah karyawan yang terdampak.Start up edukasi Zenius melakukan PHK terhadap lebih dari 200 karyawan karena perusahaan terdampak oleh kondisi makroekonomi.
Head of Corporate Secretary Group LinkAja Reka Sadewo mengatakan LinkAja melakukan perubahan signifikan terkait dokus dan tujuan bisnis. Perubahan itu pada akhirnya membuat startup pelat merah itu melakukan re-organisasi SDM sesuai fungsi SDM dengan kebutuhan dan fokus bisnis. Namun, berbeda dengan startup lain yang kebanyakannya melakukan PHK untuk menyesuaikan bisnis dengan kondisi ekonomi yang sedang berlangsung, pihak SiCepat mengungkapkan bahwa langkah ini ditempuh sebagai evaluasi kompetensi karyawan.Dua kali dalam satu tahun Tokocrypto melakukan PHK. Pada perampingan kedua yakni pada Desember, mereka menyinggung soal kondisi pasar yang bergejolak.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Perancang Aplikasi Gojek Bicara PHK Startup: I Told You So...Pengembang aplikasi Gojek mengomentari badai PHK yang marak sepanjang 2022.
続きを読む »
Ancaman Badai PHK di Tengah Laju Kencang Ekonomi IndonesiaBadai PHK mengancam saat ekonomi Indonesia melaju relatif kencang pada 2022 di tengah lesunya permintaan global. CNNIndonesia detikNetwork
続きを読む »
5 Ramalan Ekonomi 2023, Resesi sampai Bangkrut MassalLalu, bagaimana dengan tahun 2023? Apakah ekonomi dunia akan melalui kerikil yang lebih berat?
続きを読む »
Kaleidoskop 2022: Badai PHK hingga Resesi Global Jadi Ancaman PerekonomianSepanjang 2022, masih menjadi tahun yang penuh dengan teka-teki, terutama bagi kegiatan ekonomi dan bisnis.
続きを読む »
Said Iqbal Bantah Pengusaha soal PHK Massal, Persoalkan Sumber DataDiungkapkan oleh APINDO, sektor padat karya terancam badai PHK. Namun, hal tersebut dibantah Said Iqbal yang menurutnya data tersebut tidak akurat.
続きを読む »
Buruh Soal Potensi PHK di 2023: Jangan Ngomong Sembarangan | merdeka.comPresiden Partai Buruh Said Iqbal mempertanyakan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor tekstil. Dia menampik klaim Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bahwa potensi PHK masih akan terus berlanjut hingga 2023.
続きを読む »