BI mengidentifikasi ada 200 perusahaan memiliki potensi devisa hasil ekspor (DHE) SDA besar untuk disimpan di dalam negeri.
Jakarta, Beritasatu.com- Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengidentifikasi terdapat 200 perusahaan yang memiliki potensi devisa hasil ekspor sumber daya alam besar untuk disimpan di dalam negeri pada tahun 2023.
Advertisement Destry menyampaikan sejak awal Desember 2022 BI telah berkoordinasi dengan pemerintah, karena minimnya devisa hasil ekspor yang masuk ke dalam negeri. Padahal saat itu, total nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 291,98 miliar, dengan surplus neraca perdagangannya US$ 54,46 miliar. Alhasil BI menerbitkan instrumen operasi moneter valas yang baru untuk mendorong penempatan DHE, khususnya dari ekspor SDA, untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan pemulihan ekonomi nasional. Melalui, instrumen OM valas, BI akan memberikan imbal hasil kompetitif berdasarkan mekanisme pasar transparan disertai pemberian insentif kepada bank.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
BI Temukan 200 Perusahaan Punya 'Tabungan Dolar' BerlimpahBI telah mengidentifikasi sebanyak 200 perusahaan yang memiliki devisa hasil ekspor (DHE) terbesar di Tanah Air.
続きを読む »
Sekjen PBB Bongkar Kebohongan Perusahaan Minyak soal Iklim, TernyataSekjen PBB Antonio Guterres menuding perusahaan-perusahaan minyak besar melakukan kebohongan besar soal perubahan iklim.
続きを読む »
Hilirisasi Sampai Tahan DHE, Ini Jurus Pemerintah Supaya Ekonomi Tetap Melaju |Republika OnlineDi tengah ketidakpastian, pemerintah tetap optimistis, waspada, dan antisipatif.
続きを読む »
Simak! Begini Aturan Terbaru DHE dari Bank IndonesiaBI mengungkapkan telah mengeluarkan aturan terbaru mengenai devisa hasil ekspor. Aturan ini akan berlaku pada Februari 2023.
続きを読む »
Aturan Tarik DHE Direvisi, Efektif Bikin Rupiah Perkasa?Aturan Tarik DHE Direvisi, Efektif Bikin Rupiah Perkasa?
続きを読む »