Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) perusahaan teknologi masih berlanjut di 2023. Kasus terbaru terjadi pada salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, Amazon yang dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 18.000 karyawannya.
. Bloomberg mengatakan salah satu orang terkaya di dunia itu melakukan pemangkasan sekitar 3.700 karyawan melalui email.. Dia meminta karyawan yang tersisa untuk melapor ke kantor. “Mengenai pengurangan kekuatan Twitter, sayangnya tidak ada pilihan ketika perusahaan kehilangan lebih dari US$4 juta per hari,” cuit Elon Musk di akun Twitter-nya pada 4 November 2022.Doordash Inc. memangkas sekitar 1.
“Sementara bisnis kami terus tumbuh dengan cepat, mengingat seberapa cepat kami mempekerjakan, biaya operasional kami, jika dibiarkan tanpa henti akan terus melampaui pendapatan kami,” tulis kepala eksekutif DoorDash, Tony Xu, dalam surat kepada staf.Seiring dengan anjloknya pasar aset kripto , Coinbase Global Inc. menghilangkan 60 posisi saat pasarmerosot. Crypto Exchange diumumkan pada bulan Juni akan melakukan PHK terhadap 18 persen dari tenaga kerjanya atau sekitar 1.200 karyawan.
Dalam memo tersebut, Jassy mengatakan perusahaan akan memberikan pesangon, tunjangan kesehatan transisi dan penempatan kerja kepada pekerja yang terdampak. Sebelumnya, Jassy mengatakan di November 2022, bahwa ke depannya akan banyak pemangkasan karyawan yang terjadi pada 2023 di tim ritel dan SDM.Perusahaan induk Google, Alphabet dikabarkan akan melakukan PHK besar-besaran terhadap 10.000 karyawannya. Dilansir dari Independent.co.uk, PHK ini akan menyasar kepada karyawan yang berperforma buruk.
Di bawah sistem baru, para manajer telah diminta untuk mengkategorikan 6 persen tenaga kerja Alphabet atau setara dengan sekitar 10.000 karyawan yang berkinerja buruk. Sistem ini juga dapat mengurangi jumlah insentif dan penghargaan saham yang diberikan kepada karyawan. Adapun, Alphabet menghadapi beberapa tantangan di tahun ini, mulai dari dampak pandemi hingga inflasi yang merajalela. Alphabet menunjukkan penurunan laba 27 persen pada kuartal III/2022 dibandingkan tahun lalu, dengan pendapatan yang lebih lemah dari perkiraan analisis sebelumnya “Jelas kami menghadapi lingkungan makro yang menantang dengan lebih banyak ketidakpastian di masa depan,” kata CEO Google, Sundar Pichai.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Badai PHK Lanjut di 2023, Ini Syarat Startup Bisa BertahanPHK ini menjadi bagian dari strategi efisiensi startup menghadapi gejolak.
続きを読む »
Resmi! Nilai UTBK Jadi Syarat Masuk PKN STANPKN STAN tetapkan nilai UTBK SNBT 2023 menjadi syarat seleksi administratif SPMB STAN 2023.
続きを読む »
Indosat Jamin Ga Ada PHK Lagi Tahun 2023, Ini StrateginyaIndosat memastikan tidak ada PHK di 2023. Janjikan pertumbuhan dan transparansi ke karyawan.
続きを読む »
Kripto memulai awal sulit 2023 dengan arus keluar, PHK dan gugatanKesengsaraan industri kripto berlanjut pada Kamis (5/1/2023) ketika simpanan yang anjlok, pemutusan hubungan kerja, dan tuntutan hukum ditambahkan ke ...
続きを読む »
Badai Bisnis Teknologi Berlanjut, 7.000 Orang Kena PHKSalesforce menyatakan mereka menambah terlalu banyak pegawai selama pandemi.
続きを読む »
Jadwal Proliga 2023 di GOR Si Jalak Harupat BandungJadwal Proliga 2023. Begini jadwal lengkap kompetisi bola voli PLN Mobile Proliga 2023 di GOR Si Jalak Harupat Bandung, 5-8 Januari 2023.
続きを読む »