43 persen saham syariah secara akumulasi berada di sektor yang prospektif pada 2023.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasar saham syariah dinilai memiliki prospek yang cerah pada tahun 2023. Peluang menarik tersebut salah satunya didukung potensi pertumbuhan kinerja sektor energi dan konsumen primer.
Menurut Arjun, prospek untuk kedua sektor tersebut cukup bagus. Sebabnya, mayoritas emiten berkapitalisasi jumbon di dalam sektor tersebut mempunyai fundamental yang solid dan peluang bisnis yang bagus. Melihat berbagai tekanan yang mungkin terjadi di tahun ini, Arjun menyarankan investor agar menghindari sektor properti, infrastruktur dan teknologi. Menurutnya, properti dan infrastruktur kurang kondusif dalam kondisi pasar yang mengalami kenaikan suku bunga karena biaya operasional untuk emiten dalam sektor tersebut meningkat.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, 3 - 6 Januari 2023 - Bola.netJadwal siaran langsung Premier League musim 2022/2023 di SCTV pekan ini, 3-6 Januari 2023.
続きを読む »
Ketentuan Pilih Prodi SBMPTN 2023 atau SNBT 2023, Ini Aturannya!Seleksi nasional masuk PTN 2023 menerapkan skema Merdeka Bertanggung Jawab dalam pemilihan prodinya. Begini ketentuan pilih prodi SBMPTN/SNBT 2023.
続きを読む »
BEI Optimalkan Pertumbuhan Pasar Saham Syariah di 2023, Ini Strateginya |Republika OnlineKinerja Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) lampaui IHSG
続きを読む »
OJK: Pasar Modal Indonesia Mampu Bertahan saat Pasar Eropa Ambruk |Republika OnlineTekanan pada ekonomi dan pasar saham Eropa diperkirakan terus berlanjut di 2023
続きを読む »
Sri Mulyani Sebut Kinerja Pasar Modal Jadi Bekal Masuki 2023Menkeu Sri Mulyani mengatakan, capaian kinerja pasar modal di tahun 2022 akan menjadi bekal bagus bagi perekonomian nasional pada tahun ini.
続きを読む »