Akademisi sekaligus Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Padjadjaran Antik Bintari mengatakan perlu ...
Akademisi sekaligus Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Universitas Padjadjaran Antik Bintari mengatakan perlu kewaspadaan dalam menangani laporan dari korban tindak pidana kekerasan seksual agar kasus yang dilaporkan tidak menjadi bumerang bagi korban.
"Berdasarkan pengalaman kami, kalau kami salah langkah yang terlapor jadi bisa menuntut balik pelapor, yakni korban TPKS," kata Antik dalam siniar "Mewujudkan Ruang Intelektual yang Bebas Kekerasan Seksual" di Jakarta, Jumat. Menurut Antik, hal itu pula yang tidak jarang menciutkan nyali korban untuk melanjutkan pengusutan apalagi memproses ke jalur hukum kasus kekerasan seksual yang dialami di lingkungan pendidikan.Ia menuturkan, tantangan utama yang kerap kali dirasakan oleh korban ialah perasaan malu dan trauma untuk menceritakan ulang pengalaman yang dianggap aib tersebut kepada pihak lain, apalagi Satgas PPKS yang juga merupakan tenaga pendidik korban.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Ada Mantan Wakil Ketua KPK Vs Eks Ketua MK dalam Polemik Hotel SultanDua kuasa hukum dalam polemik lahan Hotel Sultan, yaitu Chandra Hamzah dan Hamdan Zoelva
続きを読む »
Setelah Temui Ketua PGI dan PBNU, Hari Ini Kaesang Cs Silaturahmi ke Ketua Umum MuhammadiyahKetua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep terus melanjutkan safari politiknya menemui tokoh-tokoh penting.
続きを読む »
Kaesang Putra Jokowi Minta Maaf ke Puan karena PSI Pernah Cela PDIPKetua Umum PSI Kaesang Pangarep menemui Ketua DPP PDIP Puan Maharani di bilangan Menteng, Jakarta Pusat.
続きを読む »
Pemprov Papua Barat libatkan tokoh cegah TPPO dan TPKSPemerintah Provinsi Papua Barat melibatkan tokoh perempuan, tokoh agama, dan tokoh adat di Manokwari untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan ...
続きを読む »