Honda tarik mobil yang diproduksi dari 2018 hingga 2020.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Honda tarik lebih dari 200.000 mobil hybrid di China karena masalah sensor pedal rem. Administrasi Negara China untuk Peraturan Pasar menyatakan, kendaraan cacat produksi memiliki minyak pelumas yang masuk ke dalam sensor pedal rem selama proses pembuatan. Oli yang masuk tersebut bisa memicu masalah dengan sensor seiring waktu.
Baca Juga Dalam sebuah pernyataan menyebutkan bahwa Dongfeng dan Guangzhou Automobile Group akan menguji kendaraan yang diklaim cacat produksi. Pihaknya akan mengganti komponen pedal rem apabila diperlukan.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Rp 2 Miliar Honor Syuting Mpok Alpa Sejak 2018 Dibawa Kabur SahabatnyaRp 2 Miliar Honor Syuting Mpok Alpa Sejak 2018 Dibawa Kabur Sahabatnya
続きを読む »
Kaisar Jepang Tampil ke Publik Pertama Kalinya Sejak 2020Kaisar Jepang Naruhito menyapa masyarakat saat memberikan pidato Tahun Baru untuk pertama kalinya sejak 2020
続きを読む »
Hidup Tenang Gubernur BI Tanpa Utang & Harta MiliaranPerry Warjiyo resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia sejak Mei 2018 lalu.
続きを読む »
Ditahan Sejak 2020, Wartawan Pembangkang Iran DibebaskanWartawan pembangkang Iran Keyvan Samimi, yang dipenjara pada Desember 2020 karena “berkomplot melawan keamanan nasional,” telah dibebaskan, demikian petikan laporan surat kabar reformis Shargh pada Minggu (1/1). Samimi, yang berusia 73 tahun, pada Desember 2020 divonis tiga tahun penjara dan...
続きを読む »
KPK Pilih Hormati Romahurmuziy Balik ke Dunia Politik |Republika OnlineRommy kena OTT KPK terkait kasus jual beli jabatan di Kemenag tahun 2018-2019.
続きを読む »
Erick Thohir: Pertamina Hemat USD 1,9 Miliar di 2020-2022 | merdeka.comMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut kalau PT Pertamina (Persero) mampu melakukan efisiensi anggaran atau menghemat senilai USD 1,9 miliar dari 2020-2022. Ini jadi salah satu bukti dari pembentukan holding dan subholding Pertamina.
続きを読む »