48 Hewan Ternak Babi di Kupang Mati Mendadak, Sampel Darah Diuji hingga Pemda Keluarkan Surat Edaran

日本 ニュース ニュース

48 Hewan Ternak Babi di Kupang Mati Mendadak, Sampel Darah Diuji hingga Pemda Keluarkan Surat Edaran
日本 最新ニュース,日本 見出し
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 62 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 68%

Puluhan ternak babi yang mati mendadak itu tersebar di enam kecamatan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Yosep Paulus, mengatakan, puluhan ternak babi yang mati itu tersebar di enam Kecamatan."Ada babi yang mati dengan gejala nafsu makan menurun, ada bercak merah sampai kebiruan pada bagian dada, telinga, dan panas," kata Yosep, kepadaYosep memerinci, dari 48 babi yang mati, paling banyak di Kecamatan Kupang Tengah sebanyak 18 ekor, kemudian Kecamatan Kupang Timur 15 ekor.

Kecamatan Nekamese ada enam ekor yang mati, Kecamatan Takari lima ekor, Kecamatan Kupang Barat tiga ekor dan Kecamatan Semau satu ekor.Menurut Yosep, awalnya Dinas Peternakan Kabupaten Kupang menerima laporan dari warga terkait babi yang mati mendadak pada 12 Januari 2023. Saat itu, dilaporkan babi yang mati sebanyak 16 ekor. Kemudian, pada 16 Januari 2023, angkanya mengalami kenaikan hingga mencapai 48 ekor.Untuk mengetahui penyebab matinya babi lanjut Yosep, pihaknya telah mengirim dua sampel darah babi untuk dilakukan uji labotarorium di Unit Pelaksana Teknis Daerah Veteriner Oesapa, Kota Kupang

Dia menjelaskan sesuai hasil observasi di lapangan, babi yang mati sempat menunjukan gejala klinis demam tinggi dengan suhu tubuh di atas 39 derajat Celcius, lemas, bercak kemerahan di sekujur tubuh, dan hilangnya nafsu makan.Kasus dugaan penyakit menular African Swine Fiver dan hog kolera hampir sama dan sulit untuk ditentukan. Paling lambat empat hari ke depan, hasil penelitian sampel bisa diketahui.

Pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran yang berisi imbauan kepada semua kepala Pusat Kesehatan Hewan untuk berkoordinasi dengan Camat maupun Kepala Desa untuk menginformasikan matinya ternak babi.

このニュースをすぐに読めるように要約しました。ニュースに興味がある場合は、ここで全文を読むことができます。 続きを読む:

kompascom /  🏆 9. in İD

日本 最新ニュース, 日本 見出し

Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。

Suhu Dingin Ekstrem Bunuh 20 Orang dan 4.000 Hewan Ternak di AfghanistanSuhu Dingin Ekstrem Bunuh 20 Orang dan 4.000 Hewan Ternak di AfghanistanPenurunan suhu yang sangat ekstrem selama musim dingin di Afghanistan semakin memperparah krisis kemanusiaan di sana. Menurut kantor berita TOLO
続きを読む »

Penyelamatan Hewan Ternak Saat BencanaPenyelamatan Hewan Ternak Saat BencanaMohammad Ikhsan Shiddieqy, peneliti dari BRIN, menulis sejumlah langkah untuk menyelamatkan hewan ternak saat bencana. KoranTempo
続きを読む »

Vaksinasi Ternak Antisipasi PMK di Kabupaten Bekasi Melebihi Target |Republika OnlineVaksinasi Ternak Antisipasi PMK di Kabupaten Bekasi Melebihi Target |Republika OnlineTahun ini ditargetkan vaksinasi 3.000 hewan ternak di Kabupaten Bekasi.
続きを読む »

Banjir Bandang Rusak Rumah dan Hanyutkan Puluhan Ternak Warga TemanggungBanjir Bandang Rusak Rumah dan Hanyutkan Puluhan Ternak Warga TemanggungAkibat diguyur hujan deras selama 3 jam, banjir bandang menerjang puluhan rumah warga di wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (17/1/2023).
続きを読む »

Vaksin PMK Menyasar KambingVaksin PMK Menyasar KambingVaksinasi hewan ternak untuk mencegah penyebaran Penyaki Mulut dan Kuku (PMK), ternyata masih terus berjalan.
続きを読む »

Puluhan Babi Milik Warga Kabupaten Kupang Mati Mendadak | merdeka.comPuluhan Babi Milik Warga Kabupaten Kupang Mati Mendadak | merdeka.comSebanyak 48 babi milik masyarakat Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mati mendadak. Belum diketahui penyebab matinya hewan ternak tersebut.
続きを読む »



Render Time: 2025-04-03 04:19:06