Tak hanya itu, ada sederet alasan lainnya yang menyebabkan Pluto dikeluarkan dari jajaran Planet Bima Sakti
Pluto pernah menjadi planet kesembilan di Bima Sakti . Pada 24 Agustus 2006, International Astronomical Union menurunkan status Pluto menjadi planet kerdil.
Syarat mutlak tersebut dinamakan dominasi orbital, yakni sebuah kriteria khusus yang harus ada pada setiap planet di tata surya Bima Sakti. Dengan dominasi orbital, sebuah planet dapat menjadi objek angkasa dengan gravitasi dominan dalam jalur orbitnya sendiri. Model orbit tersebut dinilai cukup unik dan elastis sehingga objek angkasa yang dapat melakukannya tidak lagi dianggap sebagai planet. Para ilmuwan menyatakan jika jalur orbital terlalu renggang, sebuah objek di tata surya, seperti Pluto, dapat keluar dari tata surya.Sejak 1930 hingga 2006, Pluto masih dianggap planet meskipun terletak sangat jauh dari matahari.
Diameter Pluto hanya 2.390 km atau hanya 70 persen ukuran bulan atau 18 persen ukuran bumi. Kecilnya massa dan ukuran Pluto membuat planet ini tidak normal.Para astronom memperkirakan pembentukan Pluto tidak sama dengan pembentukan awal-awal planet di tata surya lainnya. Sekitar 4,6 miliar tahun lalu, tata surya hanyalah kumpulan gas dan awan debu yang dikenal sebagai nebula.
Para ahli menilai, batuan ini menjadi yang pertama terbentuk dalam pembentukan di awal-awal tata surya. Batuan besar cikal bakal Pluto memiliki gravitasi yang cukup untuk mengikat material seperti es dan gas.
Pluto Dikeluarkan Dari Bima Sakti Bima Sakti Bimasakti Galaksi Bima Sakti
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
7 Fakta Menarik Pluto, Benda Langit yang Pernah 'Dianggap' di Bima SaktiPluto secara umum mengorbit pada matahari secara langsung dan juga dikenal sebagai planet katai di sabuk Kuiper.
続きを読む »
Planet Pengembara: Pesawat Alien di Luasnya Alam SemestaPlanet pengembara atau rogue planet adalah planet soliter yang melayang bebas di luasnya alam semesta tanpa mengorbit pada bintang manapun. Keberadaan planet-planet ini menarik perhatian para peneliti, bahkan hingga dijuluki sebagai 'pesawat alien.' Dikutip dari laman NASA pada Rabu (03/04/2024), planet pengembara memang tak punya rumah. Namun, dulu planet ini memiliki rumah atau sistem tata surya sendiri. Sama seperti planet lainnya, sebelum menjadi planet pengembara, planet ini pun terbentuk dalam sebuah sistem keplanetan dengan bintang induk di pusat. Namun, proses pembentukan yang penuh kekerasan pada akhirnya membuat planet kehilangan rumahnya dan mengembara di ruang antarbintang alam semesta.
続きを読む »
5 Galaksi Menarik yang Ditemukan Astronom Selaim Bima SaktiPara astronom mengklasifikasikan galaksi berdasarkan bentuknya menjadi tiga jenis utama yakni galaksi spiralm elips, dan tak beraturan.
続きを読む »
Penelitian Mengungkap Anggapan Masyarakat Mesir Kuno tentang Galaksi Bima SaktiPara ahli astrofisika telah meneliti kemungkinan mengenai anggapan masyarakat Mesir Kuno terhadap galaksi Bima Sakti.
続きを読む »
Astronom Menemukan Bintang Lubang Hitam Terbesar di Bima SaktiPara astronom menemukan lubang hitam raksasa yang terbentuk dari ledakan bintang di konstelasi Aquila hanya 2000 tahun cahaya dari Bumi
続きを読む »
Lubang Hitam Terbesar di Galaksi Bima Sakti Tak Sengaja DitemukanLubang hitam BH3 ini berukuran 33 kali massa Matahari, berjarak 2.000 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Aquila.
続きを読む »