Sebanyak 14 pasar tradisional di Sragen mendapatkan predikat pasar tertib ukur yang menandakan timbangan yang digunakan pedagangnya pas atau sesuai ukuran.
SOLOPOS.COM - Petugas UPTD Metrologi Diskumindag Sragen melakukan tera terhadap timbangan milik pedagang di pasar tradisional belum lama ini. Sebanyak 14 pasar tradisional di Kabupaten Sragen mendapatkan penghargaan sebagai pasar tertib ukur dari Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan . Sebanyak 46 pasar tradisional lainnya pada 2022 diusulkan mendapatkan penghargaan PTU ke Kemendag.
Penghargaan bagi 14 pasar tradisional itu diserahkan para pimpinan daerah dan Bupati Sragen saat peresmian Pasar Sukowati Sragen pada Senin lalu. Belasan pasar tradisional itu terdiri atas tujuh pasar yang dapat penghargaan PTU pada 2020 dan tujuh pasar lainnya mendapat penghargaan yang sama pada 2021.
“Semua pasar diajukan semua. Kalau semua pasar lolos maka Sragen bisa menjadi DTU. Penghargaan PTU yang diserahkan di Pasar Sukowati itu penghargaan 2020-2021. Dulu semua pasar juga diajukan semua tetapi yang menilai kan Direktorart Metrologi. Kemudian yang lolos baru diserahkan ke Bupati,“ jelasnya saat dihubungiDia menerangkan semua timbangan di pasar tradisional itu ditera ulang semua. Untuk menuju ke DTU, terang dia, maka seluruh timbangan pedagang di pasar tradisional ditera ulang semua.
“Kalau ada timbangan yang tidak sesuai tapi nekat dipakai pasti diperingatkan supaya ditera ulang atau dinormalkan kembali. Kalau timbangan sudah tidak bisa ditera ulang maka diberi tanda batal dan timbangan tersebut tidak boleh digunakan untuk transaksi jual beli. Tera timbangan itu untuk memberikan perlindungan terhadap konsumen,“ jelasnya.
Sementara Kepala Diskumindag Sragen, Cosmas Edwi Yunanto, menerangkan penghargaan PTU untuk 14 pasar tradisional itu diterima di Bandung. Dia menjelskan tera ulang timbangan dilakukan setiap tahun sekali. Sebelum mendapatkan penghargaan ada tim dari Kemendag yang turun ke lapangan untuk mengambil sampel.Pasar Bunder di Sragen Kota
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Sehari Didatangi Jokowi, Ini Realita Tanah Abang SesungguhnyaJokowi ke Pasar Tanah Abang, bagaimana kondisi terkini pasar tekstil terbesar di Indonesia ini?
続きを読む »
10 Kambing Dipotong, Bupati Resmikan Pasar Sukowati SragenPeresmian pasar terpadu Nglangon yang kini diberi nama Pasar Sukowati Sragen dihadiri sekitar 500 undangan. Ada 10 kambing disembelih untuk peresmian pasar yang menelan anggaran Rp37 miliar ini.
続きを読む »
38 Lapak Pasar Tradisional Aeng Towa Kabupaten Takalar, Porak-poranda Diterjang Angin Puting BeliungLapak pedagang pasar tradisional Aeng Towa, di Desa Aeng Towa, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan porak-poranda rusak diterjang angin puting beliung.
続きを読む »
OJK: Pasar Modal Indonesia Mampu Bertahan saat Pasar Eropa Ambruk |Republika OnlineTekanan pada ekonomi dan pasar saham Eropa diperkirakan terus berlanjut di 2023
続きを読む »
Pasar Besi dan Pasar Burung Kota Tasikmalaya KebakaranKebakaran hebat melanda pasar besi dan pasar burung Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Api berkobar hebat melalap sejumlah kios.
続きを読む »
Kurang 1 Pendaftar, Lowongan PPS Sragen Diperpanjang Terakhir Hari IniKPU Sragen memperpanjang masa pendaftaran lowongan PPS hingga hari ini, Senin (2/1/2022). Perpanjangan ini dilakukan karena ada satu desa yang kekurangan satu pendaftar.
続きを読む »