RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan sekelompok remaja di Dusun Jlumpang, Desa Jlumpang, Kecamatan Bancak meludahi spanduk bergambar Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani. Selain itu, mereka juga memukul dan berbicara dengan nada melecehkan spanduk berg
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengungkapkan persoalan tersebut sudah terselesaikan. Pelaku dan orang tuanya sudah melakukan klarifikasi dan pernyataan pelaku.
“Orang tua pelaku juga sudah memohon maaf kepada semua pihak termasuk kepada Ketua DPC PDI Perjuangan. Dan kami sudah menerima permintaan maaf tersebut, ” paparnya. Menurutnya, aksi para anak-anak yang masih di bawah umur tersebut dilakukan dengan spontan. Aksi tersebut juga bukan merupakan aksi pesanan maupun kepentingan politis.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Heboh Video Remaja Ludahi Spanduk Megawati & Puan Maharani, 5 Pelaku Minta MaafBeredar video di media sosial (medsos) yang memperlihatkan sekelompok remaja meludahi spanduk bergambar Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani di Dusun/Desa Jlumpang, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang.
続きを読む »
Puan Maharani Ingatkan Perdamaian Hingga Ekonomi Hijau di KTT ASEANPada acara yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua ASEAN 2023 Joko Widodo, Puan menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam pesan AIPA.
続きを読む »
Viral Video Remaja Ludahi Spanduk Bergambar Ir. Soekarno dan Megawati, Orangtua Gemetar saat Minta MaafViral Video Remaja Ludahi Spanduk Bergambar Ir. Soekarno dan Megawati, Orangtua Gemetar saat Minta Maaf: Orangtua remaja yang meludah ke spanduk bergambar Megawati langsung minta maaf usai aksi anaknya viral.
続きを読む »
Maharani Kemala Percaya Mengenakan Piyama Tetap Bisa BergayaMaharani Kemala yakin piyama bisa tetap stylish dan fashionable agar bisa digunakan untuk bepergian. Maka ia melakukan sesuatu untuk itu.
続きを読む »