Para pakar menilai Pemerintah Indonesia cukup konsisten dan tegas menolak klaim wilayah China di Laut China Selatan, meski Indonesia mempunyai hubungan ekonomi dan investasi yang dekat dengan China. Pengamat hukum internasional Profesor Hikmahanto Juwana menjelaskan bahwa bila ada kepentingan,...
Foto yang dirilis oleh TNI menunjukkan Panglima TNI Laksamana Muda Yudo Margono, yang saat itu menjabat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I ke-1 sedang memeriksa pasukan di Natuna, 3 Januari 2020. Para pakar menilai Pemerintah Indonesia cukup konsisten dan tegas menolak klaim wilayah China di Laut China Selatan, meski Indonesia mempunyai hubungan ekonomi dan investasi yang dekat dengan China.
Hikmahanto memaparkan hal itu dalam dengan tema "Peta Baru China dan Ketegangan di Perairan Asia Tenggara" yang digelar oleh Forum Sinologi Indonesia di Jakarta, Kamis . Pertama, penegakan hukum terhadap nelayan-nelayan China yang memasuki ZEE Indonesia untuk mengambil sumber daya laut. Kedua, terus mengabaikan protes China atas upaya Indonesia untuk mengeksploitasi kekayaan alam di wilayah ZEE.
Apalagi, hubungan ekonomi yang lebih erat antara kedua negara sudah terjalin lama sejak Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden keempat Indonesia, pada 1999 mencairkan kembali hubungan diplomatik yang sempat beku selama masa Orde Baru. Dia mengusulkan Pemerintah Indonesia bisa memberi bantuan agar nelayan-nelayan di perairan Natuna bisa membeli kapal besar untuk berlayar hingga ke tengah laut ZEE. Selain untuk mengeksploitasi sumber daya laut di ZEE, kehadiran nelayan-nelayan Indonesia juga sebagai bukti kehadiran fisik Indonesia di wilayah itu.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Filipina Selidiki Tabrakan Kapal di Laut China SelatanTiga nelayan tewas akibat tabrakan kapal di Laut China Selatan. Presiden Ferdinand Marcos Jr meminta semua pihak tidak membuat spekulasi.
続きを読む »
3 Nelayan Filipina Tewas Ditabrak Kapal di Laut China SelatanFilipina menyatakan sedang menyelidiki insiden tersebut.
続きを読む »
Tiga Nelayan Filipina Tewas di Laut China SelatanTiga nelayan Filipina tewas di Laut China Selatan yang disengketakan setelah kapal mereka secara tidak sengaja ditabrak oleh kapal komersial yang lewat, kata Garda Pantai Filipina, Rabu (4/10). Kapal nelayan tersebut, F/B Dearyn, sedang ditambatkan di daerah penangkapan ikan di laut lepas di...
続きを読む »
”Cara Asia”, Jalan Terbaik Mengurai Sengketa Laut China SelatanLaut China Selatan, wilayah yang sangat jauh dari China dan paling dekat ke negara-negara ASEAN, semakin dikuasai China. China diharapkan bisa lebih bijaksana dalam berhadapan dengan ASEAN terkait sengketa perairan itu.
続きを読む »
Kapal Nelayan Filipina Ditabrak, 3 Orang Tewas di Laut Cina SelatanTiga nelayan Filipina tewas setelah kapal mereka ditabrak oleh kapal komersial asing di Laut Cina Selatan. Hal itu dilontarkan oleh Penjaga Pantai Filipina, pada Rabu.
続きを読む »