Feri Amsari mengatakan, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman seharusnya keluar dari majelis untuk sidang putusan tentang batas usia capres-cawapres.
Demikian Feri Amsari dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KOMPAS TV dengan tema ‘Bersiap Putusan MK tentang Batas Usia Capres-Cawapres’, Senin .
“Jadi ketua juga harusnya bercermin besar, bahwa kalau dia ada di dalam majelis ini, putusan MK akan dikait-kaitkan, direlasi-relasikan dengan keberadaan keponakannya. Oleh karena itu dia juga punya kepentingan untuk menjaga marwah putusan dan peradilan, jadi harus out dia itu.
Apalagi dalam sebuah kesempatan, lanjutnya, Ketua Hakim MK Anwar Usman pernah menyampaikan pendapatnya soal anak muda menjadi pemimpin.“Ini perlu dikasih tahu juga ke publik bahwa konsep pengadilan memang begitu, kalau ada relasi ke atas, ke samping kiri dan kanan, ke bawah dalam relasi kekeluargaan wajib hukumnya ,” ujar Feri.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Jokowi Wanti-wanti Presiden Baru Nanti Harus Jaga Harga BerasPresiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan sederet tantangan pemimpin Indonesia ke depan. Salah satunya ialah dalam menjaga kestabilan harga beras.
続きを読む »
Ketua MPR RI Bamsoet Tegaskan Pembuatan Peraturan Perundangan Harus Memihak Kepentingan Rakyatmengajar mata kuliah Politik Hukum dan Kebijakan Publik, Bamsoet membahas bagaimana sebuah peraturan kebijakan publik dibuat dan dinamika dibaliknya.
続きを読む »
Cawapres Prabowo Mulai Mengerucut, Siapa Saja Sosoknya?Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan empat ketua umum partai politik di Kartanegara.
続きを読む »
Penghuni Rusunami Tebet Nyaris Bentrok Akibat Konflik Pemilihan Ketua P3RS Baru!Ketua Perhimpunan yang lama, menilai Calon Ketua Perhimpunan Penghuni yang baru, tidak mengantongi regulasi sah pencalonan.
続きを読む »
Ketimbang Cetak Gol, Sandy Walsh Lebih Pentingkan Ini di Leg Kedua Lawan Brunei DarussalamSandy Walsh berhasrat jaga gawang timnas Indonesia nirbobol.
続きを読む »