Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan perang di Ukraina tidak akan berakhir sampai Barat berhenti berusaha mengalahkan Moskwa.
, mengatakan perang di Ukraina tidak akan berakhir sampai Barat berhenti berusaha mengalahkan Moskwa.
"Hal tersebut akan terus berlanjut sampai Barat meninggalkan rencananya untuk mempertahankan dominasi dan obsesinya untuk menimbulkan kekalahan strategis Rusia melalui tangan boneka mereka yaitu Kyiv," katanya kepadaDi tengah kesibukannya, Lavrov menyempatkan diri menjawab pertanyaan tertulis dariSejumlah isu, khususnya isu perang di Ukraina, tarikan aneka kekuatan geopolitik global, serta isu kawasan khususnya ASEAN menjadi materi wawancara.
Komentar Lavrov ini muncul menjelang diadakan pembicaraan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan para pemimpin negara anggota NATO dalam KTT mereka di Lituania pada Rabu ini. Lavrov sendiri telah dijadwalkan akan menghadiri pertemuan dengan para Menlu dari Asia Tenggara di Jakarta pada pekan ini.Baca juga:
“Sejauh ini, belum ada tanda-tanda perubahan dalam posisi mereka dan kami melihat bagaimana Amerika dan antek-anteknya terus menerus dengan bersicepat memompa senjata ke Ukraina dan mendorong Vladimir Zelenskyy untuk melanjutkan pertempuran,” jelas dia.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Lavrov: Kolektivitas Barat Perlambat Pembentukan Tatanan Dunia MultipolarMenteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan, Indonesia dan ASEAN adalah mitra strategis Rusia. Di sisi lain, Lavrov mengkritik keras Barat dan Kiev. Internasional AdadiKompas
続きを読む »
Temui Menlu Lavrov di Moskow, Negara Teluk Arab Ungkap Ingin Eratkan Kerja Sama dengan RusiaNegara GCC (Dewan Kerjasama Teluk) bersemangat meningkatkan kerjasama dengan Rusia, kata Sekjen GCC Jassim al-Budaiwi, hari Senin (10/7/2023) di Moskow
続きを読む »
Keliru, Ukraina telah Menyatakan Kalah ke RusiaKeliru, Ukraina telah Menyatakan Kalah ke Rusia TempoCekFakta CekFakta
続きを読む »
Pasukan Rusia Serang Pusat Bantuan di Ukraina TenggaraPara pejabat di Ukraina Selatan pada Senin (10/7) mengatakan bahwa Rusia menggempur sebuah pusat bantuan kemanusiaan, menewaskan sedikitnya empat orang dan mencederai 11 lainnya. Serangan itu terjadi di kota Orikhiv di wilayah Zaporizhzhia. Gubernur Yuriy Malashko mengatakan di Telegram...
続きを読む »
Serangan Rudal Ukraina di Rusia Selatan Ternyata Settingan AmerikaRusia yakin Amerika menyokong pendanaan hingga logistik.
続きを読む »