Bagaimana cari ide untuk menyusun jurnal ilmiah? Lalu seperti apa menghadapi fenomena AI seperti ChatGPT dalam perkuliahan? Ini kata para profesor Malaysia.
Ditambahkan Dekan Universiti Utara Malaysia Profesor Dr Norhafezah Yusof, untuk mencari ide penelitian, baca jurnal terkini di bidang yang dipelajari. Kalau bisa jurnal-jurnal ilmiah yang terindeks Scopus.
Lalu, lanjutnya, bisa juga dari jurnal terkini, mengangkat masalah dan topik yang sama, tetapi, datanya bisa ditarik secara lokal. "Saya termasuk yang memandang ChatGPT adalah positive things. Masalahnya bagaimana dosen ini bisa meningkatkan skill above AI. I use ChatGPT to improve my students thesis and writing," jelas Prof Naim.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Beda dari ChatGPT, IBM Perkenalkan Platform Watsonx untuk Bisnis Berbasis AIMenurut IBM, teknologi chatbot AI ChatGPT bukan alat yang paling tepat untuk kebutuhan bisnis.
続きを読む »
Sempat Ingin Kuliah di IKJ, Ini Cara Tompi Mengejar Cita-Cita di Dunia MusikTompi menceritakan bagaimana awalnya ia sempat dilarang oleh sang ibunda untuk berkarier di dunia musik.
続きを読む »
Curhat Istri Syok Mr P Suami Cuma 3 Cm, Bagaimana Ciri-ciri Mikropenis?Ramai curhatan seorang istri yang mengaku syok setelah mengetahui ukuran penis suaminya hanya sebesar jari kelingking. Apa itu kondisi mikropenis?
続きを読む »
Denny Cagur dan Narji Daftar Bacaleg Beda Partai, Bagaimana Wendi Cagur?Denny Cagur dan Narji menjadi bacaleg dari partai berbeda. Begini profil mereka. Bagaimana dengan Wendi Cagur?
続きを読む »
Bagaimana LockBit Menyerang Target? |Republika OnlineSebagian besar kelompok ransomware, beroperasi di Eropa timur.
続きを読む »