PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI angkat bicara terkait isu kebocoran data nasabah akibat adanya serangan kelompok ransomware LockBit 3.0.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI menegaskan layanan perbankan sudah pulih, terkait isu gangguan layanan dan kebocoran data nasabah akibat adanya serangan kelompok ransomware bernama LockBit 3.0.
"Gangguan di IT BSI sebenarnya telah dapat dipulihkan [recover operation] segera dan ini merupakan response recovery yang baik. Prioritas utama kami menjaga data dan dana nasabah," ujar Hery pada Sabtu . Sementara itu, BSI diduga menjadi korban ransomware dan pencurian data nasabah, sehingga layanannya terganggu selama beberapa hari. Data pengguna hingga password diduga telah bocor dan dicuri.
“Total data yang dicuri 1,5 TB. Di antaranya 15 juta data pengguna dan password untuk akses internal dan layanan yang mereka gunakan,” dikutip dari cuitan Teguh, Sabtu .
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Sistem Sudah Pulih Cepat, Saham BSI Langsung Loncat 3%PT Bank Syariah Indonesia Tbk. dengan kode BRIS, sudah dengan cepat memulihkan sistem IT-nya
続きを読む »
Grup Hacker LockBit Klaim Retas Jutaan Data Nasabah BSIGeng hacker LockBit mengaku sebagai aktor yang meretas layanan Bank Syariah Indonesia (BSI).
続きを読む »
Geng Ransomware LockBit Ngaku Curi 1,5 TB Data BSIGeng hacker LockBit mengaku meretas layanan Bank Syariah Indonesia (BSI), yang diungkap darktracer_int dalam akun Twitternya.
続きを読む »
Catat! BSI Buka Layanan 434 Kantor Cabang Akhir Pekan IniPT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyiagakan 434 kantor cabang se-Indonesia
続きを読む »
Hacker Ransomware Lockbit Klaim Curi Data Nasabah BSI, Siapakah Mereka?Hacker spesialis ransomware LockBit mengaku telah mencuri data nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI).
続きを読む »