Mahkamah Konstitusi (MK) telah membuka peluang bagi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka untuk bisa dilirik menjadi calon wakil presiden di Pemilu 2024.
Namanya memang kian santer setelah sejumlah elemen, baik kelompok yang mengatasnamakan relawan, organisasi sayap partai, bahkan sejumlah ketua umum partai politik juga terang-terangan ingin meminang anak sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini, salah satunya bahkan diakui oleh Ketua Umum Gerindra yang juga bakal calon presiden Prabowo Subianto.
"Semua diserahkan sepenuhnya sama Mas Gibran. Saya yakin beliau tahu mana langkah yang terbaik buat bangsa dan negara," kata Nusron dalam keterangan tertulis, Selasa . Meski demikian, Lamhot mengakui Golkar belum mengambil keputusan terkait Gibran ataupun cawapres."Sampai saat ini kita belum ambil satu sikap putusan akhir dari partai Golkar," kata dia.
Sementara, Pasca putusan MK yang mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-Undang Nomor Tahun 2017 tentang Pemilu mengenai batas usia calon presiden dan calon wakil presiden, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka belum menentukan langkah politiknya. Keputusan tersebut akan diambil setelah melakukan pertemuan dengan DPP PDIP.
Namun, terkait lokasi pertemuan dengan sejumlah elite PDIP itu, Gibran masih merahasikan lokasinya. Selain itu, dalam pertemuan tersebut untuk membahas putusan MK, ia juga tidak mau membeberkannya dan meminta untuk menunggu hasil pertemuan tersebut.Hingga saat ini, dirinya masih melakukan koordinasi dengam Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk menentukan acara pertemuan tersebut. Ia juga kembali tidak mau mengungkap isi pembicaraannya dengan Hasto.* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.
Jika hal tersebut terjadi, Pangi mempertanyakan sikap apa yang akan diambil PDIP terhadap Jokowi dan Gibran. Pasalnya, Pangi menilai jika hal itu terjadi, maka Jokowi dianggap sudah tidak disiplin terhadap partai yang telah membesarkan namanya. Jika Jokowi mengatakan demikian, maka tingkat kepercayaan dan kualitas dirinya sebagai pemimpin negara akan kembali naik. Namun Pangi berpandangan hal itu berat dilakukan Jokowi.
Namun demikian, Pangi menyebut narasi pembangkang bisa saja hilang asal Gibran tegas menolak menjadi cawapres. “Namun untuk proses pencalonan ini, Gibran tentu perlu melepaskan jaket PDIP dulu, sehingga sangat berkemungkinan mengubah warnai partai dari merah menjadi kuning atau bisa juga warna lain. Semua tergantung dengan lobi politik,” jelas Putri.
“Di luar itu, rekayasa hukum itu pun telah mengorbankan banyak hal, mulai dari kaderisasi politik yang sehat, kewibawaan hukum dan MK, hingga puncaknya melemahkan demokrasi di Indonesia,” pungkasnya.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Dinilai Berpeluang Maju Cawapres Usai Putusan MK, Ini Tanggapan GIbran!Gibran pun menghormati putusan MK, juga Gibran meminta semua pihak untuk tidak buru-buru mengambil kesimpulan.
続きを読む »
Heboh Putusan MK, Gibran Dipanggil DPP PDIP Rabu BesokWali Kot Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku dipanggil DPP PDIP Rabu besok, menyusul gugatan UU Pemilu yang dikabulkan MK
続きを読む »
PDI-P Panggil Gibran Besok, Tanya Loyalitas hingga Isu Jadi Cawapres untuk PrabowoPDI-P memanggil putra Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka untuk mengonfirmasi loyalitasnya kepada partai, Rabu (18/10/2023)
続きを読む »
PAN Sebut Gibran Memenuhi Syarat Menjadi Cawapres Prabowo: 'Tinggal Gibran Mau atau Tidak'PAN menyebut Gibran memenuhi syarat menjadi cawapres Prabowo. Namun semuanya dikembalikan kepada Gibran, apakah dia mau atau tidak.
続きを読む »
Isu Gibran Jadi Cawapres Prabowo Menguat Usai Keputusan MK, Presiden Jokowi: Itu Wilayah Parpol!Berita Isu Gibran Jadi Cawapres Prabowo Menguat Usai Keputusan MK, Presiden Jokowi: Itu Wilayah Parpol! terbaru hari ini 2023-10-16 22:38:23 dari sumber yang terpercaya
続きを読む »
VIDEO: Pacul: PDIP Menunggu Arahan Megawati Respons Isu GibranBambang Pacul: PDIP Menunggu Arahan Megawati Respons Isu Gibran | Political Show
続きを読む »