Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan Indonesia memiliki kemampuan teknologi yang cukup baik dalam mengatasi krisis air akibat ...
Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyampaikan Indonesia memiliki kemampuan teknologi yang cukup baik dalam mengatasi krisis air akibat perubahan iklim.
Ia mengatakan dengan teknologi yang mumpuni, maka informasi dan data cuaca dan iklim dapat dipublikasikan ke masyarakat sehingga bisa melakukan berbagai langkah pencegahan, mitigasi ataupun pengurangan risiko bencana, sebelum bencana terjadi. Dwikorita memaparkan berdasarkan laporan dari Organisasi Meteorologi Dunia , 60 persen kerugian bencana di negara maju terjadi akibat perubahan iklim, namun dampak terhadap produk domestik bruto negara tersebut hanya sekitar 0,1 persen.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
BMKG Sebut Bumi Semakin PanasKepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa saat ini bumi semakin panas dan Indonesia tengah menghadapi ancaman ke
続きを読む »
BMKG: Hujan ringan hingga sedang berpeluang guyur kota besarBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan berpeluang mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia, Selasa, karena pengaruh bibit ...
続きを読む »
Prakiraan Hujan di Indonesia Hari Ini, Selasa, 17 Oktober 2023, BMKG: Kalimantan Barat Hujan LebatCek prakiraan hujan di Indonesia hari ini, Selasa, 17 Oktober 2023 mulai pukul 07.00 WIB, BMKG mencatat secara umum cerah berawan.
続きを読む »
BMKG: Bibit siklon 99W berpotensi pengaruhi cuaca di wilayah IndonesiaBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa bibit siklon tropis 99W di Laut China Selatan berpotensi memengaruhi cuaca di sejumlah ...
続きを読む »