Perempuan berusia 36 tahun dan kekasihnya HA menjadi tersangka kasus aborsi.
Yogi menjelaskan bahwa permintaan keterangan ini masih menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk melengkapi alat bukti penetapan NA dan HA sebagai tersangka.
Kasus dugaan aborsi ini kali pertama terungkap dari informasi pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram pada 22 April 2023. Polisi menindaklanjuti informasi tersebut dengan mendatangi rumah sakit dan menemukan NA yang sedang mendapatkan perawatan medis. Sebelum akhirnya mengalami keguguran, kepada polisi, NA mengakui dirinya kali pertama mengetahui ada tanda kehamilan pada akhir Maret 2023. Pada saat itu, HA yang ikut mendampingi NA memutuskan untuk mengecek ke dokter klinik.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Aktivis Perempuan Kota Denpasar Curigai Dokter Gigi Praktik Aborsi Belajar ke Dokter KandunganKasus Dokter Ketut Ari yang jadi tersangka kasus aborsi mendapat perhatikan dari aktivis perempuan di Kota Denpasar.
続きを読む »
Cerita Sukses Bidan Mifta, Lakoni Dua Profesi dengan Banyak TantanganMifta tertarik menjadi seorang bidan lantaran profesi ini sangatlah bijaksana dalam membantu calon ibu melahirkan buah hatinya.
続きを読む »
Saat Perempuan Marjinal Bersuara BersamaPeran perempuan dalam pembangunan sangat penting. Karena itu, perempuan termasuk perempuan marjinal, perlu terlibat di semua proses pembangunan agar partisipasinya bermakna. Dikbud AdadiKompas
続きを読む »
Lakukan Aborsi, Dua Sepasang Kekasih di Mataram Ditangkap PolisiSatuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Mataram mengamankan empat orang terduga pelaku tindak aborsi.
続きを読む »
Sekolah di Mataram tak Boleh Pungut Biaya Perpisahan Siswa |Republika OnlineBeberapa sekolah ada yang menyewa hotel untuk acara perpisahan siswa kelas akhir.
続きを読む »
Coba Gugurkan Kandungan, Remaja 19 Tahun Alami Perdarahan Hebat |Republika OnlineRemaja putri di Mataram alami perdarahan hebat setelah coba gugurkan kandungan.
続きを読む »