Kecamatan Surade di Kabupaten Sukabumi, Jabar dikenal dengan kisah hewan sangarnya. Mulai dari fosil hiu purba megalodon hingga jejak harimau jawa.
Kawasan Situ Habibi, di area itu terdapat Gua Batu Bokor dan Sungai Gunting, yang konon menjadi habitat harimau jawa. Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabarKecamatan Surade di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dikenal dengan kisah hewan sangarnya. Mulai dari temuan fosil hiu purba megalodon, penampakan buaya di Situ Habibi hingga yang terkini temuan harimau jawa.
Profesor Mega Fatimah Rosana, Guru Besar dalam Ilmu Geologi Eksplorasi pada Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran akhirnya mengungkap soal adanya fosil hiu purba atau megalodon di Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, perlu ada studi lebih dalam terkait jenis fosil, usia dan rentang tahun. Namun lebih detil soal itu ada dibidang Paleontologi yang mempelajari mengenai sejarah kehidupan di bumi dan tanaman serta hewan purba berdasarkan fosil yang ditemukan di bebatuan.
Salah satu warga setempat, Dude Dahlan menceritakan kawanan buaya itu kini kerap menampakkan diri."Itu munculnya kemarin lalu terekam kamera, karena memang sekarang-sekarang buaya itu sering muncul setiap hari. Kadang pagi, siang, sore bahkan malam hari," katanya kepada detikJabar, Selasa . "Posisi buaya itu sudah lama ya, bahwa informasinya dan kordinasi yang sudah kita lakukan dengan bagian SDA Setda Kabupaten Sukabumi. Jadi tidak serta merta harus diangkat karena di situ memang habitat buayanya ada di situ," Kata Kepala Resort Konservasi Wilayah VIII Sukabumi BBKSDA Jabar Isep Mukti, Kamis .
"Sangat terganggu dengan adanya buaya di Situ Cikalapa atau tepatnya di Situ Habibie, dan buaya tersebut memang dikabarkan sudah mulai muncul dua tahun yang lalu," kata Bakang. Informasi dihimpun detikJabar, peristiwa menegangkan itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, Jumat . Kala itu, Farel tengah menjala ikan di Danau Habibie Kampung Pasir Kaung, Desa Cipendeuy, Kecamatan Surade.
Saat itu, korban sempat dipelintir buaya yang menurut keterangan warga panjangnya kurang lebih 3 meter itu. Namun, seraya menahan sakit korban meraba bagian kepala hewan itu dan langsung mencolok bagian matanya menggunakan jari. Diketahui mereka yang melakukan penelitian adalah tim dari Badan Riset Inovasi Nasional , Wirdateti dan Yulianto, Bambang Adriyanto dari BKSDA dan Kalih Raksasewu.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Ilmuwan Ungkap Hewan-Hewan Aneh Ini Pernah Hidup di Indonesia 12.000 Tahun LaluIlmuwan mengungkap hal ini melalui kumpulan fosil yang ditemukan di Indonesia.
続きを読む »
Peduli Hewan Terlantar, MAXlife Beri Ruang Bagi Konsumen unuk Bantu Shelter HewanJumlah hewan peliharaan yang terlantar di Indonesia tidak bisa dibilang sedikit Hewan-hewan tersebut membutuhkan tempat tinggal dan makanan untuk bertahan hidup
続きを読む »
Menginspirasi Aksi Kebaikan, Donasi untuk Shelter HewanPusat Penampungan Hewan menyediakan tempat yang aman dan nyaman bagi hewan-hewan yang dibuang atau ditinggalkan, yang tidak akan disuntik mati atau disiksa.
続きを読む »
Sok Sangar di Jalan Sambil Menodongkan Pistol, Pas Didatangi Polisi di Rumahnya Malah Ciutperistiwa yang tepatnya terjadi di Jalan Mampang Prapatan Raya itu bermula ketika dua pengendara saling cekcok karena bersenggolan.
続きを読む »
Yayan Ruhian Sangar di Poster Film Boy Kills WorldLionsgate baru saja nge-drop poster baru dari film terbaru mereka, Boy Kills World. Yayan Ruhian sangar banget di poster itu.
続きを読む »
Timnas Indonesia Makin Sangar, Ragnar Oratmangoen Buktikan Kualitas dan Bantu Klub Belanda Pesta GolBerita Timnas Indonesia Makin Sangar, Ragnar Oratmangoen Buktikan Kualitas dan Bantu Klub Belanda Pesta Gol terbaru hari ini 2024-03-17 05:48:20 dari sumber yang terpercaya
続きを読む »